Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+
Advertorial

Kenali Penyebab Bau Tak Sedap

Advertorial - Rabu, 18 September 2019 | 13:22 WIB

Otomotifnet.com - Bagi kita yang memiliki kendaraan pribadi, pernahkah kita merasakan tidak nyaman dalam berkendara karena bau tidak sedap di dalam kabin mobil kita?

Pastinya hal tersebut sangat mengganggu dan pernah dialami oleh banyak orang. Bau yang tidak sedap selain mengganggu kenyamanan saat berkendara juga mengganggu konsentrasi kita.

Penyebab bau tidak sedap di dalam kabin sangatlah beragam, namun demikian ada beberapa poin kunci yang dapat menjadi acuan kita dalam mendeteksi bau tidak sedap di dalam kabin mobil kita:

  • Ketahui sumber bau di dalam kabin mobil
  • Keluarkan sumber bau dan serap bau yang tersisa
  • Usahakan sirkulasi di dalam kabin mobil lancar
  • Cegah kelembaban bertahan di dalam kabin mobil

Secara garis besar sumber utama bau tidak sedap di dalam kabin mobil ada 3 (tiga) yaitu : saluran AC, bangku dan karpet mobil.

Penyebab bau tidak sedap di dalam kabin mobil bisa berupa sisa makan yang terselip di lipatan jok mobil atau di lantai mobil, makanan atau minuman yang tumpah di jok atau karpet mobil yang menjadi lembab.

Bisa juga setelah pulang dari perjalanan jauh, sepatu kotor dan lembab, bau plastik yang khas dari mobil baru, bau rokok, bau binatang peliharaan, bau keringat dari badan kita ataupun penumpang yang biasanya menempel pada jok atau sandaran kepala dan sebagainya.

Kelembaban yang muncul karena kondisi basah di dalam mobil, baik yang disebabkan karena air hujan yang terbawa masuk oleh sepatu ataupun pakaian maupun karena tumpahan minuman dapat menimbulkan bau yang tidak sedap apabila tidak segera di tangani.

Seringkali karena kesibukan, kita abai terhadap kasus di atas sehingga mengakibatkan kabin mobil kita berbau lembab.

Penanganan yang tidak tuntas atau segera dilakukan dapat mengakibatkan tumbuhnya jamur pada area yang masih lembab khususnya pada jok ataupun karpet mobil.

Ada beberapa cara praktis untuk mengusir bau dari dalam kabin mobil. Salah satunya pakai Bagus Anti Bau Mobil.

Produk yang memakai bahan karbon aktif ini sangatlah praktis digunakan.

Kita hanya perlu meletakkannya di dalam kabin mobil kita dan secara otomatis bau yang tidak sedap yang ada akan segera tereduksi.

Bagaimanakah cara karbon aktif bekerja? Karbon aktif bekerja dengan cara mengambil senyawa organik dari cairan atau gas dengan cara absorb.

Pada proses ini, molekul organik yang berada pada fase gas cair akan ditarik dan diikat ke permukaan pori karbon aktif, ketika cairan atau gas tersebut melewati aktif karbon, dan disebut sebagai absorben (zat yang diserap).

Karbon aktif sebagai subyek pelaku penyerap disebut absorbat. Setelah zat-zat organik dalam cairan atau gas diserap, kemudian zat organic itu di tahan di dalam permukaan karbon aktif.

Bagus Group dikenal pengalaman di industry kapur barus. Produk-produknya sudah dipasarkan luas di tingkat retail rumah tangga.

Hal tersebut menjadi bekal untuk menelurkan berbagai produk untuk pangsa pasar otomotif.

"Keunggulannya produk Bagus, sudah lebih dulu merambah ke penggunaan rumah tangga. Di otomotif kami memberi jaminan kualitas yang sama dengan yang kami berikan di rumah tangga," jelas Aries Setiawan, Key Account Manager Bagus Group.

Walau terbilang baru memulai, namun produk di bidang otomotif sudah cukup banyak, terlihat pada gelaran OTOBURSA Tumplek Blek 2019.

"Kami ada kapur ajaib untuk mengatasi serangga, biasanya sisa-sisa makanan suka bikin kotor, dan mengundang serangga. Kemudian ada anti-bau, semua bau bisa diserap karena terkandung karbon aktif," rinci Aries.

Selain kapur barus, Bagus Group juga punya produk aftermarket otomotif lainnya.

"Kami ada kain chamois, magic sponge, parfum mobil, karpet mobil, anti-bau untuk mobil, dan lain-lain. Varian produk kami banyak, ada untuk kebutuhan rumah tangga, otomotif dan lain-lainnya," lanjut  Aries.

Perkara harga, produk-produk Bagus juga terjangkau.

"Kapur barus itu mulai dari Rp 8.000 an, Serap Air Rp 20 ribuan, chamois untuk mobil sekitar Rp 25 ribuan, lap mikro fiber sekitar Rp 22-30 ribuan," urainya lagi.

Yuks, jaga kebersihan kabin, serta gunakan Bagus Anti Bau untuk memberikan kenyamanan keluarga Anda di dalam kabin mobil kesayangan.

 

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa